Bogor,SiWarta.com
Mengawali Tahun 2026, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar giat awal tahun bersama seluruh jajaran Kabinet Merah Putih dalam sebuah retret dan taklimat di Hambalang, Kabupaten Bogor. Kegiatan yang berlangsung pada pekan pertama Januari ini menjadi momentum penyatuan visi serta penguatan langkah strategis pemerintahan ke depan.
Di tengah suasana reflektif awal tahun, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya solidaritas nasional dan kepedulian terhadap masyarakat, khususnya bagi saudara-saudara sebangsa yang tengah tertimpa musibah di berbagai daerah.

“Pemerintah hadir dan bergerak untuk yang terbaik. Kita tidak boleh abai terhadap penderitaan rakyat. Negara harus sigap, cepat, dan tepat dalam setiap kondisi,” tegas Presiden Prabowo dalam taklimat tersebut.
Retret awal tahun ini tidak hanya membahas agenda kerja pemerintahan, namun juga menjadi ruang konsolidasi kabinet dalam menghadapi tantangan global yang dinamis, mulai dari ketidakpastian ekonomi dunia, isu kemanusiaan, hingga stabilitas nasional.
Salah satu anggota Kabinet Merah Putih, Raffi Ahmad, melalui platform media sosialnya menyampaikan pesan kebersamaan dan komitmen kabinet untuk terus bekerja bagi rakyat.
“Di tengah retret awal tahun di Hambalang, Presiden Prabowo menegaskan solidaritas dan kepedulian atas musibah yang terjadi. Kami, Kabinet Merah Putih, siap bekerja cepat, hadir untuk rakyat, dan sigap menghadapi dinamika dunia,” ungkap Raffi.
Ia juga menekankan bahwa persatuan dan kepedulian kolektif merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia dalam menghadapi setiap ujian.
“Persatuan dan kepedulian kita bersama adalah kekuatan bangsa. Karena di setiap ujian, kita akan hadapi bersama,” lanjutnya.
Taklimat awal tahun ini menegaskan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo untuk memulai 2026 dengan satu visi yang kuat, pemerintahan yang responsif, berempati, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.(sw)









