Presiden Prabowo Bertolak ke Inggris dan Swiss, Perkuat Diplomasi Global Indonesia

- Pewarta

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Siwarta.com

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Inggris dan Swiss, Minggu (18/01/2026), dalam rangka menghadiri sejumlah pertemuan strategis tingkat global. Kunjungan ini menjadi bagian penting dari upaya penguatan diplomasi Indonesia, baik dalam kerja sama bilateral maupun forum ekonomi dunia.

Agenda pertama Presiden Prabowo adalah London, Inggris. Di ibu kota Inggris tersebut, Presiden dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. Pertemuan ini akan membahas penguatan kerja sama strategis Indonesia–Inggris di berbagai sektor, termasuk ekonomi, perdagangan, investasi, pendidikan, dan pertahanan.

Baca Juga :  Menko AHY Sampaikan Duka Mendalam atas Kecelakaan Pesawat IAT Rute Yogyakarta–Makassar

Selain bertemu dengan kepala pemerintahan Inggris, Presiden Prabowo juga dijadwalkan mengadakan audiensi dengan Raja Charles III. Dalam pertemuan tersebut, Presiden akan membahas isu-isu pelestarian alam dan lingkungan hidup, dengan fokus pada konservasi gajah serta upaya perlindungan keanekaragaman hayati. Agenda ini juga akan melibatkan sejumlah tokoh filantropi dunia yang selama ini aktif dalam isu lingkungan dan konservasi.

Setelah menyelesaikan rangkaian agenda di Inggris, Presiden Prabowo akan melanjutkan perjalanan ke Davos, Swiss, untuk menghadiri World Economic Forum (WEF). Dalam forum ekonomi bergengsi tersebut, Presiden dijadwalkan menyampaikan pidato kunci (keynote speech) di hadapan para pemimpin dunia, pelaku ekonomi global, dan pemangku kepentingan internasional.

Baca Juga :  Retret Kabinet di Hambalang, Prabowo Soroti Empati dan Persatuan Bangsa

Kehadiran Presiden Prabowo di WEF Davos diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis global, sekaligus mempromosikan peluang investasi, arah kebijakan ekonomi nasional, serta peran Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi dan perdamaian dunia.(mi)

Berita Terkait

Kemhan Dorong Penguatan Jejaring Siber Pertahanan melalui Coffee Morning Komunitas Siber
Wamensos Agus Jabo Hadiri Raker Komisi VIII DPR, Bahas Mitigasi Bencana dan Penguatan Kesejahteraan Sosial
Presiden Prabowo Tekankan Peningkatan Kualitas Hidup Rakyat pada Rakornas Pemerintah 2026
Retret PWI, Menhan Sjafrie: Insan Pers Garda Sipil Pertahanan Nasional
Kemensos–Kemenkop Teken MoU, Penerima Bansos Didorong Jadi Anggota Koperasi Desa Merah Putih
Menko AHY: Pembangunan Infrastruktur Harus Ditopang SDM Kompeten dan Insinyur Profesional
Menko AHY Sampaikan Duka Mendalam atas Kecelakaan Pesawat IAT Rute Yogyakarta–Makassar
Penertiban Hutan Dimulai, 28 Perusahaan Dicabut Izinnya
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:50 WIB

Kemhan Dorong Penguatan Jejaring Siber Pertahanan melalui Coffee Morning Komunitas Siber

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:35 WIB

Wamensos Agus Jabo Hadiri Raker Komisi VIII DPR, Bahas Mitigasi Bencana dan Penguatan Kesejahteraan Sosial

Senin, 2 Februari 2026 - 17:25 WIB

Presiden Prabowo Tekankan Peningkatan Kualitas Hidup Rakyat pada Rakornas Pemerintah 2026

Minggu, 1 Februari 2026 - 09:37 WIB

Retret PWI, Menhan Sjafrie: Insan Pers Garda Sipil Pertahanan Nasional

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:58 WIB

Kemensos–Kemenkop Teken MoU, Penerima Bansos Didorong Jadi Anggota Koperasi Desa Merah Putih

Berita Terbaru