Jakarta,Siwarta.com
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur nasional tidak dapat dipisahkan dari penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya tenaga kerja terampil dan peran strategis para insinyur.
Penegasan tersebut disampaikan Menko AHY dalam agenda Penyerahan Penghargaan AFEO Honorary Fellow kepada Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, yang diselenggarakan oleh ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO) bekerja sama dengan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) di Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Dalam sambutannya, AHY menyampaikan bahwa penghargaan yang diberikan AFEO merupakan bentuk pengakuan internasional atas kontribusi nyata dalam pengembangan ekosistem keteknikan serta peningkatan kualitas SDM Indonesia, khususnya di sektor ketenagakerjaan dan profesi keinsinyuran.
“Pembangunan infrastruktur bukan hanya soal membangun fisik, tetapi juga membangun manusia. Tanpa SDM yang kompeten, infrastruktur tidak akan berkelanjutan dan berdaya saing,” ujar AHY.
Menko AHY menekankan bahwa setiap proyek infrastruktur membutuhkan perencanaan teknokratis yang matang, pelaksanaan yang profesional, serta pengawasan yang akuntabel. Untuk itu, penguatan standar kompetensi, sertifikasi profesi, dan etika kerja menjadi prasyarat utama agar hasil pembangunan benar-benar berkualitas dan berdampak luas bagi masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, dunia pendidikan, dan lembaga sertifikasi harus terus diperkuat guna memastikan ketersediaan tenaga kerja yang siap menghadapi tantangan pembangunan nasional dan persaingan global.
Acara penyerahan penghargaan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Kementerian Ketenagakerjaan, Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia, perwakilan AFEO, pimpinan lembaga sertifikasi profesi, serta kalangan akademisi dan praktisi keteknikan. Dalam kesempatan itu, Menko AHY didampingi oleh Staf Khusus Menteri, Agust Jovan Latuconsina.
Penghargaan AFEO Honorary Fellow yang diterima Wamenaker Afriansyah Noor diharapkan semakin memperkuat sinergi antara kebijakan ketenagakerjaan dan pengembangan profesi insinyur dalam mendukung agenda pembangunan infrastruktur nasional yang inklusif dan berkelanjutan.(mi)









